Rabu, 19 Maret 2014

Pendakian Gunung Merbabu Via Selo

Pada bulan November 2013 lalu saya berkesempatan untuk mendaki di Gunung Merbabu. Pendakian itu dalam rangka Pendakian Massal disalah satu organisasi pecinta alam di salah satu Kampus di Yogyakarta. Saya bukanlah anggota dari mapala tersebut. Saat itu saya hanya diminta oleh teman saya untuk membantu dalam pelaksanaan Pendakian Massal di Gunung Merbabu

Sebagai tim advance yang beranggotakan 4 orang kami berangkat terlebih dahulu dari pesera Pendakian Massal. Menggunakan sepeda motor kami dari Yogyakarta langsung menuju basecamp pendakian Selo. Sesampai disana kami tidak langsung mendaki namun beristirahat sebentar. Barulah pada pukul 4 sore kami melakukan pendakian. Jalur pendakian Merbabu via Selo ini tidaklah terlalu sulit akan tetapi juga tidak mudah. Dari basecamp hingga pos II, jalurnya ngtrak terus alias tidak ada yang landai. Meskipun demikian, tidak terlalu melelahkan karena tidak begitu curam. Membutuhkan waktu sekitar 3 jam pendakian bagi kami untuk sampai di Pos 2. Sebagai tim advance kami mendapat tugas untuk melakukan plot area. Area yang kami plot ini nantinya akan digunakan untuk tempat ngecamp para peserta pendakian massal. Hal ini dilakukan karena untuk mencari tempat agar tidak digunakan oleh orang lain yang juga melakukan pendakian di Gunung Merbabu.

Kami memilih pos 2 sebagai tempat ngecamp karena tempat ini sangatlah luas. Dan yang paling utama disini terdapat sumber air yang melimpah ruah. Setelah ploting area selesai kami terus mendirikan tenda dan kemudian memasak. Sekitar pukul 1 dini hari para peserta pendakian massal sampai di pos 2 merbabu. Mereka yang didominasi oleh perempuan nampak begitu kelelahan. Meskipun demikian ternyata tak menyulutkan semangat mereka untuk menuju puncak. Setelah istirahat 2 jam, sebagian peserta ingin melanjutkan perjalanan ke puncak agar mendapatkan moment sunrise. Namun sebagian ada juga yang sudah tepar di tenda karena kelelahan. Saya sendiripun kemudian mendampingi peserta untuk melanjutkan perjalanan menuju puncak merbabu. Dari pos 2 hingga puncak merbabu setidaknya dibutuhkan waktu 3 jam hingga 4 jam. Niat awal ingin mengejar sunrise di puncak, namun naas bagi kami karena baru sampai di jembatan setan sang mentari sudah menapakan batang hidungnya. Apa boleh buat kamipun tetap melanjutkan perjalanan ke puncak. 

Puncak Merbabu memiliki 4 puncak yaitu puncak menara, puncak trianggulasih, puncak kenteng songo dan puncak syarif. dari keempatnya puncak trianggulasih lah yang paling tinggi. Saya sendiri hanya sampai di puncak syarif. Ada beberapa orang saja dari kami yang menuju puncak Kenteng songo. Sesampainya dipuncak sambutan hangat dari Merapi serta lambaian keindahan dari puncak sumbing dan sundoro memberikan salam ramah kepada kami semua. Pemandangan yang epik nan elok. Kamipun tak ketinggalan untuk mengabadikan moment-moment tersebut. Pendakian gunung merbabu ini merupakan petualangan yang tak terlupakan